Wednesday, 2018-12-19, 7:03 AM | Welcome Guest

TEBU IJO KEDIRI

Informasi & Tips

Home » 2015 » February » 6 » Rendeman tebu dan permasalahannya
1:10 AM
Rendeman tebu dan permasalahannya

Rendeman Tebu dan masalahnyaSalah satu faktor penyebab rendahnya produktivitas tanaman tebu yang sangat mencolok adalah semakin rendahnya rendemen yang diterima petani. Masalah rendemen gula adalah masalah industri gula yang sangat krusial dan fundamental, dan apabila tidak ditangani secara serius dan bertanggung jawab, dapat membahayakan ketersediaan dan kedaulatan gula sebagai pangan nasional dan kebanggan bangsa Indonesia.

Rendemen gula adalah salah satu indikator baik buruknya industri gula. Banyak faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya rendemen, baik dari on farm maupun off farm. Selama ini, rendemen sering menjadi masalah yang memicu saling ketidakpercayaan para pelaku usaha, khususnya antara petani dan pabrik gula.

Perkembangan industri gula sangat memiliki potensi dan prospek menjanjikan, akan tetapi belum memiliki hubungan timbal balik atau korelasi yang positif dengan kesejahteraan petani tebu. Petani tebu masih diselimuti oleh ketidaksejahteraan, ketidakadilan, ketidak percayaan, padahal harga dan kebutuhan gula nasional sangatlah tinggi. Selain itu, dalam kenyataan di masyarakat industri gula, kecurigaan antara petani tebu dengan pabrik gula mengenai penetapan rendemen tebu masih menjadi permasalahan sensitive di lapangan. Banyak petani yang tidak mempercayai pabrik gula, dan begitu pula tidak sedikit petani yang berlaku tidak jujur terhadap pabrik gula. Selain hal-hal diatas, masih banyak permasalahan rendahnya rendemen dan kualitas tanaman tebu, sangat berpengaruh terhadap rata-rata hablur gula setiap hektar. Demikian pula efisiensi pabrik sangat rendah bahkan ada yang amat sangat rendah sangat berpengaruh terhadap hablur gula setiap hektar.

Budaya masyarakat petani yang sudah terbentuk bertahun tahun tentang ketidak percayaan dalam penentuan rendemen tanaman tebu, semakin memperparah managemen industri gula. Demikian pula managemen impor gula rafinasi yang tidak sesuai kebutuhan dan peruntukannya semakin menambah keruwetan, khususnya harga gula. Pemerintah masih ragu dalam menetapkan harga dasar ditingkat petani dan di tingkat konsumen yang adil dan seimbang.
 
Berawal dari Inpres No. 9 tahun 1975, proses produksi gula menjadi terdisintegrasi. Hal ini karena pengelolaan oleh pabrik gula (PG) untuk kegiatan usaha tani dan pengolahan gula menjadi kegiatan usaha tani yang dikelola oleh petani dan pengolahannya oleh PG. Disintegrasi kedua kegiatan ini menimbulkan masalah pada karena tebu yang ditransfer mengandung unsur kualitas yang perlu diukur dan ditetapkan untuk menghitung harga tebu atau pendapatan petani dari tebu yang diserahkan ke PG. Hubungan antara petani dan PG adalah hubungan bagi hasil, yaitu 66% untuk petani dan 34% untuk PG. Bagi hasil ini didasarkan pada rendemen yang dicapai.
Dengan porsi tersebut, semakin besar rendemen maka semakin besar pula gula yang diperoleh petani maupun PG dari setiap ton tebu.

Pada prinsipnya, penentu besarnya rendemen adalah prestasi petani dan prestasi PG. Prestasi petani tercermin pada kualitas tebu, yaitu nilai yang menunjukkan jumlah gula potensial yang dapat diperah menjadi gula (recoverable sugar). Prestasi PG merupakan efisiensi teknis yang ditunjukkan oleh besarnya overall recovery (OR), yaitu persentase gula yang dapat diperah pada tebu.

Pada saat ini, pengukuran rendemen tidak memisahkan prestasi PG dan prestasi petani. Sementara itu prestasi petani sulit dibedakan antara satu petani dengan petani lainnya. Meskipun dalam program Tebu Rakyat Intensifikasi (TRI) telah dilaksanakan sistem insensif bagi petani untuk meningkatkan rendemen, yaitu dengan memberikan porsi yang lebih besar bagi petani yang menghasilkan rendemen tinggi, namun insentif tersebut tidak direspons petani karena pengukuran rendemen dirasa tidak menyertakan prestasi individual dan tidak akurat.

Category: Artikel | Views: 195 | Added by: Ozenk | Tags: kualitas tebu, Rendeman tebu, masalah rendeman | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
avatar
Informasi Kontak

Untuk Informasi lengkap, Silahkan Hub

DEDY PUGUH - 081 259 09120

BAHRUL - 082 111 111606

Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0